SEJARAH MATEMATIKA ROMAWI

Sejarah  Matematika Romawi

  1. A. Perkembangan peradaban matematika

Peradaban  Matematika Yunani merupakan kebalikan dari Peradaban matematika di Romawi artinya masa bergoyangnya Yunani (Sway) merupakan masa berbunganya matematika namun masa Romawi Merupakan masa kerdilnya matematika. Sebagai akibat, tidak hanya geometri tinggi archimides dan Appolonius, tettapi juga elemen euclid, diabaikan. Dapat disimpulkan Notasi romawi ,dipinjam dari sumber-sumber luar.

Peradaban  Romawi lebih mengedepankan ilmu praksis khususnya tentang Aritmatika. Dalam Hal ini ilmu matematika yang menjadi peradaban adalah matematika langsung dalamartian dalam bentuk hasil karya atau penerapan matematika itu sendiri. Sebagai contoh, Penyelesaiaan matematika dalam hal pembayaran bunga dan soal-soal bunga (rente), penyelesaian pembagian harta waris, pembentukan kalender, dll. Sedangkan Geometri yang ada pada masa Romawi Adalah

Geometri terapan sebagai contoh Telah diMilikinya Rumus MenghiTung seGitiga, terutama SeGitiga Sama SiSi yang rumus aproksimasinya adaLah ½ 3/5 a kuadrat.

  1. B. Matematikawan  Romawi
  2. S. Julianus, seorang Haki Romawi yang terkenal berhasil menyeleaikan  beberapa problema aritmatika Khususnya tentang pembagian waris.
  3. Astronomer Alexandria, Sosiogenes berhasil membantu kaisar dalam proses pembuatan kalender.
  4. Borthius Pengarang buku terkemuka, salah satu hasil karyanya  adalah Institue Arithmetica, yang merupakan terjemahan Arithmatika  Nicohamus, dan Geometri berdasarkan Elemen Euclid.

C.   Sumbangsih  Peradaban Matematika  Romawi

Dalam hal ini hasil peradaban matematika  romawi yang terkenal yaitu dekak-dekak  (abacus) Romawi yang aplikasi dari dekak- dekak tersebut menghasilkan angka romawi. Sedangkan pembelajaran dari angka romawi masih kita rasakan sampai dewasa ini.

Hamparan Ilmu

Sejarah matematika mulai ketika orang harus mencatat jumlah yang lebih besar daripada satu. Suku Nomaden kuno menghitung dan mencatat kawanan ternak meskipun mereka tidak memiliki sistem bilangan tertulis. Untuk menghitung mereka memungut kerikil atau biji dan memasukkannya ke dalam kantong. Untuk bilangan besar, mereka menggunakan jari untuk melambangkan bilangan 10 dan 20. Mereka mengembangkan konsep bilangan sebagai lambang yang terpisah dari benda yang dihitung.

Sewaktu pencatatan dan perhitungan menjadi lebih rumit, orang menemukan alat untuk membantu proses itu. Abakus adalah salah satu alat yang paling awal. Asal abakus tidak bisa ditunjuk dengan tepat, barangkali dari Babilonia. Alat ini sudah dikenal sejak jaman Yunani dan Romawi Kuno. Pertama – tama Abakus berupa permukaan pasir, sabak lilin, atau batu lebar dengan tanda yang menunjukkan letak bilangan dan kerikil yang digunakan sebagai penghitung. Orang Romawi mmenyebut kerikil semacam itu calculus, dari situ berasal kata kalkulasi.

Pada awal abad pertengahan, swipoa dari Timur muncul di Timur tengah. Alat ini berupa kerangka kotak dengan biji – biji pada sejumlah batang. Swipoa atau abakus sekarang masih digunakan secara luas di Asia Timur dan Timur tengah.

Kalkulator Paling Tua

Abakus kuno dari pulau salamis di Yunani berupa bongkah marmer sepanjang 1,5 meter dan diperkirakan telah digunakan di sebuah kuil oleh para penukar uang . Tulisan ini mendaftar nilai-nilai bilangan dan nama mata uang seperti drahma, talenta, dan obol.

Sabak Penghitung Romawi

Sabak dipakai dengan menggunakan kerikil yang berada diatas dan dibawah garis pemisah ditandai dengan angka Romawi menurut kolom-kolomnya . Setiap kerikil dibawah garis dikolom paling kanan dihitung sebagai satuan , dan setiap kerikil di atas garis bernilai lima. Jika hitungannya bernilai 10 , sebuah kerikil dibawa ke sebelah kiri . Tabel dibawah memperlihatkan hitungan sebesar 256.317 domba.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s